Thursday 4 August 2011

Cara Recovery File Pada Harddisk [Windows Based Software]


Semua ini berawal ketika cinta lama untuk "berkencan" lagi dengan si cakep Ubuntu kembali membuncah. Kali ini yang diajak kencan adalah Ubuntu ver 10.04 yang sejak awal udah minta syarat harddisk's space berformat ext2 sebelum mau diajakin kencan, skip...

Few days later, di perasaan ini rasanya ada yang kurang sreg dengan si Ubuntufinally decided kalo space partisi ext2 buat dia terlalu besar, jadi mau gak mau ya harus edit partisi. Edit partisi awalnya dilakukan pakai Minitool Partition Wizard dan bodohnya hal ini dilakukan ketika jam kantor sudah mendekati batas akhir. Berhubung udah pingin cepet-cepet pulang kantor, akhirnya partition resizing dilakukan dengan "secepat kilat" dan ujung-ujungnya malah bikin pusing semaleman di kost-an karena salah satu partisi yang berisi data kuliah, project, dkk hilang dalam sekejap.....-___-!!

Setelah melalui perjuangan panjang dan memohon pertolongan kepada Allah SWT, akhirnya turunlah wahyu yang disampaikan melalui mbah Google bahwa ada software yang insya Allah reliable & bisa dipakai me-recovery partisi yang hilang tadi, Alhamdulillah. Bermodalkan nekad, was-was, sedikit sebel, dan segunung harapan akhirnya software tersebut berhasil di-donlot dengan sukses. Software tersebut adalah Easeus Data Recovery Wizard V5.01 dan bisa di donlot di sini.

Pada dasarnya software tersebut punya 3 fungsi recovery, yaitu "Deleted File Recovery", "Complete Recovery", dan "Partition Recovery". Nah, di fungsi terakhir inilah akhirnya saya benar-benar relieved dari khilaf kehilangan partisi.

Pic 01. Screenshot start page Easeus Data Recovery Wizard V5.01

Berhubung yang dicari adalah fungsi recovery partisi, maka langsung aja dipilih menu "Partition Recovery". Pada menu "Partition Recovery" terdapat pilihan beberapa harddisk drive (HDD) yang exist di dalam OS kita, di menu itulah kita pilih HDD mana yang bakal kita recovery file-nya. Begitu kita pilih HDD yang kita inginkan, klik next.

Pic 02. Screenshot menu partition recovery

Ketika kita pilih next maka akan muncul jendela "Quick Partition Searching" yang menuntut kita untuk sabar dan menunggu beberapa menit atau bahkan jam untuk mengetahui hasil partisi yang bisa di-recovery.

Pic 03. Screenshot jendela "Quick Partition Searching"

Ketika proses pencarian selesai, maka akan muncul jendela baru yang menampilkan folder atau file yang telah ditemukan dan mungkin bisa di-recovery, termasuk dengan status hasil recovery-nya yang berisi informasi apakah file tersebut masih bagus atau sudah rusak. Kita dapat memilih mana folder atau file yang kita perlukan untuk di-i, begitu pemilihan selesai, maka klik next untuk menuju proses selanjutnya, yaitu memilih tempat penampungan sementara bagi file yang ingin kita recovery


Pic 04. Screenshot hasil akhir partition recovery

Sedikit tips dalam proses recovery, apabila kita ingin me-recovery file pada suatu HDD, jangan mencoba sekali-pun untuk membuat file baru atau menulis di HDD yang ingin kita recovery data-nya sebelum kita selesai me-recovery file yang kita perlukan, karena hal ini dapat merusak file tersebut dan menghancurkan harapan kita untuk me-recovery file tersebut. Oleh karena itu, gunakan HDD lain dengan kapasitas yang memadai sebagai tempat penampungan sementara bagi data yang telah kita recovery.

Satu lagi hal yang perlu diingat, meskipun telah berhasil di-recovery kadang masih ada file yang tidak bisa dibuka atau tidak sesuai kondisi aslinya, hal ini wajar apabila sector HDD pada bagian file tersebut pernah terisi file baru sebelum kita sempat me-recovery. Selamat mencoba & please feel free to put comment or question if you need to, semoga bermanfaat.

No comments: