Showing posts with label Power System. Show all posts
Showing posts with label Power System. Show all posts

Monday, 15 August 2011

Listrik Prabayar PLN, Bagaimana Cara Pakai-nya???


Electricity for a better life

Cerita ini berawal dari journey bersilaturahmi ke rumah keluarga di daerah kabupaten Lumajang, provinsi Jawa Timur, sekalian jalan-jalan berdua sama istri tercinta. Lumayan kaget juga begitu tahu bahwa cukup banyak rumah yang meskipun posisi-nya berada di sebuah kecamatan yang lumayan jauh dari ibukota kabupaten ternyata sudah memiliki fasilitas kWh meter prabayar.

Umumnya pelanggan yang memiliki kWh meter prabayar adalah mereka yang baru saja memanfaatkan kesempatan promosi tambah daya gratis yang akhir-akhir ini ramai disosialisasikan PT. PLN (Persero). Kabar terakhir tersiar bahwa masa promo tambah daya gratis ini berlanjut hingga akhir Desember 2011. Terbukti bahwa PT. PLN (Persero) di bawah pimpinan CEO Dahlan Iskan memang tidak main-main untuk mem-prabayarkan seluruh pelanggannya secara berangsur-angsur, meskipun letaknya ndeso atau puncak gunung sekalipun.

Jujur saja, konsep listrik prabayar bukan merupakan suatu hal yang baru bagi saya, tetapi tidak dengan penggunaannya secara langsung, mencoba pegang kWh meter prabayar aja baru kemarin lusa, apalagi ngisi ulang. Kebetulan pada rumah yang saya tempati selama di Lumajang ini sebelumnya hanya menggunakan daya 900VA, kWh meter prabayar dipasang sekitar 2 bulan yang lalu (Juni 2011) ketika dilakukan penambahan daya menjadi 1300VA.

Pic 1. kWh meter prabayar 1300VA tipe DDSY23S buatan Shenzhen Star Instrument (China) yang sekarang nongkrong di depan rumah (click to enlarge)

Friday, 5 August 2011

Generator Electrical Protection System


Terdapat beberapa macam rele (relay) yang umum digunakan sebagai pengaman elektris pada generator. Adapun penempatan peralatan pengaman elektris pada generator secara umum adalah sebagai berikut:

 Penempatan Peralatan Pengaman Elektris pada Generator

Jenis rele yang umum digunakan pada sistem pengaman elektris generator yang memiliki rating daya output yang cukup besar adalah :

Wednesday, 22 April 2009

Transient Stability of an Electrical Power System


Kecenderungan sebuah sistem tenaga untuk mengembalikan daya yang sama atau lebih besar dari daya gangguan untuk mempertahankan kondisi seimbang dinamakan stabilitas. Jika daya yang dihasilkan untuk mempertahankan mesin dalam keadaan sinkron dengan yang lain cukup untuk mengatasi daya gangguan, sistem dikatakan stabil (sinkron).

Dalam keadaan operasi yang stabil dari suatu sistem tenaga listrik, terdapat keseimbangan antara daya input mekanis pada prime mover generator dengan daya output listrik (beban listrik) pada sistem. Dalam keadaan ini semua generator berputar pada kecepatan sinkron. Gangguan kecil atau besar pada sistem tenaga listrik akan berdampak pada operasi sinkron. Sebagai contoh, kenaikan atau penurunan tiba-tiba pada beban, atau akibat dari rugi pembangkitan, menjadi salah satu jenis gangguan yang berpengaruh sangat signifikan terhadap sistem. Jenis lain dari gangguan yang mungkin adalah terputusnya jaringan transmisi, beban lebih, atau hubung singkat. Dengan kontrol yang baik, diharapkan stabilitas sistem akan menuju ke keadaan mantap dalam waktu yang singkat setelah gangguan diatasi.


Gangguan pada sistem tenaga listrik dapat diklasifikasikan menjadi 2 kategori, yaitu gangguan kecil dan gangguan besar. Gangguan kecil merupakan satu dari elemen sistem dinamis yang dapat dianalisis menggunakan persamaan linear. Gangguan kecil yang terjadi berupa perubahan beban pada sisi beban atau pembangkit secara acak, pelan, dan bertingkat. Trip pada jaringan sistem tenaga listrik dianggap sebagai gangguan kecil apabila pengaruhnya terhadap aliran daya sebelum gangguan pada sistem itu tidak signifikan. Gangguan yang menghasilkan kejutan tiba-tiba pada tegangan bus adalah jenis gangguan besar yang harus segera dihilangkan. Apabila tidak dihilangkan secepatnya, maka gangguan tersebut akan mempengaruhi stabilitas sistem. Gangguan skala besar akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aliran daya pada sistem, bahkan dapat memungkinkan terjadinya blackout.


Tuesday, 3 March 2009

Medium - High Voltage Switchyards Supporting Equipment


1. CIRCUIT BREAKER
Circuit breaker (CB) atau Pemutus Daya (PMT) adalah peralatan pada sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk memutuskan hubungan antara sisi sumber tenaga listrik dan sisi beban yang dapat bekerja secara otomatis ketika terjadi gangguan atau secara manual ketika dilakukan perawatan atau perbaikan.
Ketika kontak PMT dipisahkan, beda potensial di antara kontak tersebut menimbulkan medan elektrik di antara kontak tersebut. Medan elektrik ini akan menimbulkan ionisasi yang mengakibatkan terjadinya perpindahan elektron bebas ke sisi beban sehingga muatan akan terus berpindah ke sisi beban dan arus tetap mengalir. Karena hal ini menimbulkan emisi thermis yang cukup besar, maka timbul busur api (arc) di antara kontak PMT tersebut. Agar tidak mengganggu kestabilan sistem, maka arc tersebut harus segera dipadamkan. Berdasarkan metode dalam pemadaman arc tersebut, PMT dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:
A. Air Circuit breaker (Pemutus Daya Udara)
PMT jenis ini menggunakan metode yang paling sederhana, yaitu memperpanjang lintasan arc. Karena efek pemanjangan lintasan ini diharapkan arc dapat segera dipadamkan. Adapun beberapa bentuk pemanjangan lintasan pada kontak PMT yang umum dikenal adalah sebagai berikut :
§ Kontak Sela Tanduk
Pada PMT ini arc dihilangkan dengan memperpanjang lintasan arc hingga ujung terjauh kontak. PMT jenis ini biasa digunakan pada instalasi listrik AC dan DC tegangan rendah dengan arus pemutusan hingga ratusan ampere.
Gambar 1. Air CB Kontak Sela Tanduk